SMP Negeri 7 Probolinggo
SMPN 7 Probolinggo Kembangkan “Sari Sereh Estu”, Inovasi Minuman Berbasis Potensi Lokal
KOTA PROBOLINGGO — SMP Negeri 7 Probolinggo terus mendorong lahirnya inovasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Salah satunya melalui Inovasi Minuman Sari Sereh Estu, sebuah produk minuman berbahan dasar sereh yang dikembangkan sebagai bentuk kreativitas dan pemanfaatan bahan alam menjadi produk yang bernilai guna.
Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk membangun budaya inovasi sekaligus menghadirkan produk yang sederhana, mudah dipahami, dan memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Kepala SMP Negeri 7 Probolinggo, Fathur Rozi, S.S., M.Pd., menjelaskan bahwa inovasi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem sekolah. Hal tersebut sejalan dengan semangat sekolah untuk berkolaborasi, mengembangkan gagasan, dan menghasilkan perubahan positif. Dalam sambutannya di laman resmi sekolah, Fathur menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi untuk mewujudkan sekolah yang bermutu unggul.
“Inovasi Minuman Sari Sereh Estu merupakan salah satu bentuk kreativitas dalam memanfaatkan potensi yang ada menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna. Kami ingin inovasi ini tidak berhenti sebagai sebuah produk, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran, kreativitas, dan kolaborasi warga sekolah” ujar Fathur Rozi.
Mengolah Sereh Menjadi Produk Inovatif
Sari Sereh Estu dikembangkan dengan memanfaatkan sereh sebagai bahan utama. Proses inovasi dilakukan melalui beberapa tahapan yang terstruktur, mulai dari menyiapkan bahan baku, membersihkan dan melakukan sortasi sereh, mengekstraksi sereh, menyaring serta mencampurkan bahan sesuai formulasi, hingga pengemasan.
Setelah produk siap, tahap berikutnya adalah distribusi dan evaluasi. Evaluasi menjadi bagian penting untuk memperoleh masukan sehingga kualitas produk maupun proses pengembangannya dapat terus diperbaiki.
Rangkaian tersebut membuat inovasi Sari Sereh Estu bukan sekadar kegiatan menghasilkan minuman, tetapi juga mencakup proses perencanaan, pengolahan, pengemasan, pemasaran, dan evaluasi produk.
Dari Bahan Sederhana Menjadi Produk Bernilai
Profil utama inovasi Sari Sereh Estu terletak pada pemanfaatan bahan yang relatif sederhana untuk menghasilkan produk yang lebih bernilai. Sereh yang selama ini banyak dikenal sebagai bahan pelengkap masakan diolah menjadi minuman dengan tampilan dan kemasan yang lebih menarik.
Konsep tersebut membuka peluang pembelajaran lintas bidang bagi warga sekolah. Prosesnya dapat mengenalkan peserta didik pada pengolahan bahan, kreativitas produk, kewirausahaan, pengemasan, hingga bagaimana sebuah produk diperkenalkan kepada masyarakat.
“Yang kami dorong adalah bagaimana sebuah ide sederhana dapat dikembangkan melalui proses yang terencana. Dari bahan baku, proses produksi, pengemasan sampai evaluasi, semuanya menjadi pengalaman belajar,” jelas Fathur.
Mendorong Budaya Inovasi di Sekolah
Pengembangan Sari Sereh Estu juga memperkuat identitas SMPN 7 Probolinggo sebagai sekolah yang mendorong kreativitas dan inovasi. Laman resmi SMPN 7 Probolinggo mencantumkan semangat “Bersama untuk Perubahan, Berinovasi untuk Bermutu Unggul” sebagai bagian dari arah pengembangan sekolah.
Melalui inovasi ini, sekolah berharap lahir lebih banyak gagasan kreatif yang berangkat dari permasalahan dan potensi di lingkungan sekitar. Dengan demikian, inovasi tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga membangun karakter warga sekolah yang kreatif, kolaboratif, adaptif, dan mampu melihat peluang dari lingkungan terdekat.
Inovasi Minuman Sari Sereh Estu pada akhirnya menjadi gambaran bahwa perubahan dapat dimulai dari sesuatu yang sederhana: mengenali potensi di sekitar, mengolahnya dengan kreativitas, kemudian mengembangkannya menjadi sebuah inovasi yang memiliki manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat.




-100x100.jpeg)
